Progres renovasi Stadion Jatidiri Semarang yang akan selesai 15 November 2018
Progres renovasi stadion Jatidiri pada 28 November 2018

Infoterkiniku.com, SEMARANG – Progres renovasi Stadion Jatidiri Semarang hingga 28 November 2018 telah mencapai 86 persen dari target penyelesaian pada 15 Desember  tahun ini. Jika eksterior dan interiornya sudah digarap semua, kemegahan stadion ini diyakini bakal lebih megah dari Stadion Jakabaring Palembang.

Proses renovasi stadion tersebut merupakan rangkaian proyek Kawasan Olahraga Jatidiri Semarang yang menelan biaya mencapai Rp 1,1 triliun. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah Urip Sihabudin menjelaskan di kawasan tersebut meliputi fasilitas seluruh olahraga, khususnya yang jadi andalan Jawa Tengah.

Selain stadion, di kawasan tersebut tersedia fasilitas GOR, kolam tenang indoor, lapangan tenis standard international, lapangan voli pasir, kemudian sepatu roda. Asrama, SKO, Gedung terpadu untuk tempat latihan cabang olahraga perorangan seperti silat. Gedung penunjang parkir vertikal, youth dan gym center.

“Pembangunan semuanya akan selesai pada tahun 2021. Total anggaran pembangunan kawasan ini mencapai Rp 1,1 triliun,” kata Urip Sihabudin, Rabu (28/11).

Khusus untuk rehab Stadion Jatidiri, Urip Sihabudin menjelaskan progresnya telah mencapai 86 persen dan target penyelesaian pada 15 Desember. Rehab tersebut meliputi pembangunan tribun, lapangan, kemudian kursi penonton, sebagian atap dan lintasan atletik dengan total anggaran mencapai Rp 610 miliar.

“Stadion ini memiliki kapasitas 45 ribu single seat. Ditunjang dua lift. Lampu akan makai yang seperti di GBK (Gelora Bung Karno) karena ingin kalau dipakai malam hari tidak ada banyangan. Untuk rumput pakai rumput Italia,” kata Urip Sihabudin.

Untuk eksterior, lanjut Urip Sihabudin, stadion yang akan menjadi markas PSIS Semarang ini bakal berbeda dari stadion lain yang ada di Indonesia karena akan merepresentasikan budaya Jawa. Eksterior itu, katanya, kalau dari depan yang nampak pertama adalah kanopi yang berbentuk gunungan wayang. Meski secara lahan tidak seluas GBK dan Jakabaring, Urip mengatakan soal keindahan dan fasilitas tidak mau kalah.

“Stadion ini satu tingkat di atas Jakabaring dan sedikit di bawah GBK,” kata Urip Sihabudin.

Stadion Jatidiri Baru Bisa Dipakai Optimal Akhir 2019

Urip Sihabudin berharap dengan pembangunan kawasan olahraga terpadu ini semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sehingga memicu prestasi atlet khususnya dari Jawa Tengah. Karena tujuan pembangunan ini adalah untuk kemajuan dunia olahraga di Jawa Tengah.

 

Khusus untuk sepakbola (tim PSIS), Urip Sihabudin memberi catatan meski pengerjaan lapangan akan usai pada 15 Desember tahun ini, tapi untuk keseluruhan stadion baru bisa digunakan secara optimal pada akhir tahun 2019. Karena masih akan dilakukan pembangunan lintasan atletik, penyelesaian atap dan electrical mechanical lengkap, termasuk lampu dan lift.

“Saya belum bisa memberi penjelasan (untuk penggunaan stadion) karena harus lapor pak gubernur. Harus ada kajian teknis, karena dari sisi perencanaan, teknis dan pengawas mungkin nggak? Pengerjaan tahun depan kan juga besar,” katanya. (it)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here