Salah satu peserta Festival Rebana DMI Ranting Tandang kategori anak anak
Ketua DMI Kota Semarang Ir H Ahmad Fuad membuka acara Festival Rebana DMI Ranting Tandang ke XI tahun 2018, Minggu, 18/11/2018

infoterkiniku.com TANDANG – Minggu ini (18/11) mulai pukul 10.00 Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ranting Tandang Tembalang Semarang menggelar Festival Rebana ke XI di Balai RW V Kampung Rogojembangan Kelurahan Tandang. Sebanyak 11 grup, dari katagori umum dan anak anak akan tampil dalam even tahunan ini.

Salah satu peserta Festival Rebana DMI Ranting Tandang kategori anak anak

Sebelum Festival Rebana, mulai pukul 08.00 digelar pengajian dalam rangka Maulud Nabi Muhammad, dengan menghadirkan penceramah Kiai Solekhan Al Hafidz.
Hadir dalam kesempatan ini, Ketua DMI kota Semarang Ir H Ahmad Fuad, yang sekaligus membuka Festival Rebana, Sekcam Tembalang Drs H Kusrin, Lurah Tandang Yuni, Ketua DMI Tandang Sugiono dan ratusan umat Islam setempat.
Ketua DMI Tandang Sugiono mengatakan, Festival Rebana ini adalah event tahunan DMI Ranting Tandang dengan jumlah peserta naik turun. Tahun kemarin jumlah peserta 17 grup, kali ini menurun hanya 11 grup, terdiri umum 5 grup dan anak anak 6 grup. “Namun tidak masalah. Alhamdulullah Festival bisa berjalan. Yang penting kaderisasi terus berjalan. Karena selama ini pesertanya juga naik turun,” katanya.
Disisi lain, Sugiono juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, karena suport yang diberikan luar biasa. Setiap Festival dari camat dan kelurahan selalu hadir.  “Pak Camat diwakili oleh Sekcam dan  Lurah Tandang hadir langsung. Bahkan Pak Sekcam nambahi hadiah berupa uang, masing masing Rp 1 Juta untuk juara 1, baik kategori umum dan juga anak anak,” katanya.
Sekcam Tembalang Drs H Kusrin menyatakan pemerintah akan mensuport kegiatan kegiatan positif di masyarakat. Salah satu suportnya yakni mengalokasikan anggaran dari APBD untuk kegiatan non fisik. “Festival Rebana seperti ini bisa dibiayai dengan APBD. Tentu dengan mekanisme yang ada. Tidak  bisa tunai,” katanya.
Sedang Ketua DMI Kota Semarang Ir H Ahmad Fuad menyatakan senang dan bangga dengan kegiatan ini.
“Saya bangga, Festival Rebana ini sudah berlangsung yang ke sebelas. Ini salah satu kegiatan nguri nguri budaya Islam yang harus dilestarikan,” katanya.
Dia berharap, kegiatan Festival Rebana DMI ini bisa dilakukan di semua ranting sebagai Kota Semarang. Selanjutnya bisa diteruskan di tengah kecamatan sampai kota.
“Festival Rebana di Tandang ini menjadi pilot projek kami, karena sudah ke 11. Kota saja baru yang kedua,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here