Para juara yang tampil di ajang Kejuaraan Badminton Antar Media (KBAM) 2018 Zona Indonesia Tengah, berfoto bersama usai mendapatkan hadiah.

 

Para juara yang tampil di ajang Kejuaraan Badminton Antar Media (KBAM) 2018 Zona Indonesia Tengah, berfoto bersama usai mendapatkan hadiah.

infoterkiniku.com, SEMARANG – Kejuaraan Badminton Antar Media (KBAM) (2018) Bakti Djarum Foundation Zona Indonesia Tengah yang berlangsung pada Jumat -Sabtu (23-24/11) di Gor Tri Lomba Juang Mugas Semarang memunculkan juara baru untuk kelompok umur (KU) 25-35 dan 35-45.  Juara bertahan KU 25-35 KBAM 2016  tidak ikut tanding karena sakit sedangkan KU 35-45 tampil naik ke KU 45 keatas.

Juara ketiga bersama KU 25-35 adalah pasangan Alkomari/Anas Baharudin (Jateng Pos) dan Dani/Slamet (Radar Semarang). Juara kedua diraih pasangan Hardiyanto/ Lutfi (Magelang EKspres) dan juara pertama diraih pasangan Agus Heryanto/Puji Warsono (RRI Semarang).

Juata ketiga KU 35-45 diraih pasangan Sigit/Aris (Jateng Pos) dan Agus Totok/Iwan Joko (Suara Merdeka), juara kedua  Ari Haryono/Nugroho Ari (Magelang Ekspres) dan juara pertama diraih pasangan Sigit BR / Bowo (RRI Semarang).

Juara tiga KU 45 tahun keatas,  diraih Sumadi/Supardi (TVRI Semarang) dan Heri Suyanto/ Mardiyono (Wawasan), juara kedua diraih Aman Ariyanto/Yatno (wawasan) juara pertama diraih Ahmad Muhaimin/Agus Supriyanto (Suara Merdeka).
Ketua KONI Jawa Tengah Brigjen TNI (Purn) Subroto saat upacara penutupan menyatakan senang dan bersyukur karena KBAM 2018 berjalan lancar dan sukses. “Kita harus bersyukur. Karena kejuaraan berlangsung lancar dan semua pemain selamat semua. Tidak ada yang cedera apalagi masuk rumah sakit,” katanya.
Subroto menyatakan berterima kasih kepada Bakti Djarum Foundatian yang sudah menggelar kegiatan ini. Event ni menjadi bukti Djarum memperhatikan olah raga di kalangan wartawan. Dan pihaknya berharap, yang diperhatikan tidak hanya badminton, namun juga cabang olah raga yang lain. “Kegiatan seperti ini sangat penting bagi wartawan. Selain sebagai sarana berolah raga juga sebagai ajang silaturahmi. Selama ini, jenis olah raga yang sudah dipertandingkan oleh SIWO PWI di lingkungan wartawan tidak lebih 10 cabor.  Harapan kami ditambah lagi. Setidaknya 50 persen dari jumlah cabor yang dilombakan di ajang ajang resmi,”  pintanya.

Perwakilan dari Bakti Djarum Foundation Ivanna Lie menyatakan, para pemain di  KBAM Zona Indonesia Tengah  sudah tampil luar biasa, supportif. “Olah raga tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga untuk kesenangan jiwa dan raga,” kata legenda Bulu Tangkis Indonesia saat acara penutupan.

Sedang Ketua Panitia Pelaksana KBAM 2018 Zona Indonesia Tengah H Darjo Soyat mengatakan, KBAM 2018 Zona Indonesia tengah diikuti oleh 36 pasang, yang turun di tiga kelompok umur. Mereka berasal dari 15 media di Jateng dan DIY.
“Semua pemenang mendapatkan medali  juga uang saku. Dan khusus para peraih juara pertama di semua KU  akan tampil di babak Grand Final di Kudus tanggal 28-29 November mendatang,” ucapnya.
Pemain Jateng Pos Anas Baharudin mengaku bahagia bisa mendapatkan juara, meski hanya juara tiga. Apalagi, ini adalah kali pertama, dirinya turun di ajang kejuaraan badminton antar wartawan ini.

“Alhamdulillah dapat hadiah. Cukup lumayan. Uangnya bisa saya gunakan untuk membeli burung Murai,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here