Ketua DPRD Kota Semarang H Supriyadi S.Sos (kanan) saat menerima penghargaan

 

KETEKUNAN, kerja keras dan keikhlasan, mengantarkan H Supriyadi, S.Sos menjadi orang nomor satu di DPRD Kota Semarang.
Siapa sangka, politikus  PDIP ini dalam  catatan masa lalunya juga pernah menjadi calo terminal. Itu artinya, setiap orang ada kemauan, kerja keras dan berdoa, juga akan mendapatkan hasil yang diinginkan.
Prestasi dan kinerja yang ditoreh lelaki asal Semarang Utara ini juga tergolong bagus.
Bukti kongkrit, belum lama ini dia kembali menerima penghargaan The Best Legislator untuk ketiga kalinya.

Ketua DPRD Kota Semarang H Supriyadi S.Sos (kanan) saat menerima penghargaan

Ia meraihnya pada rangkaian penganugerahan The Best and The Next Legislator 2019, yang digelar Berlian Organizer di Patra Semarang Hotel and Convention, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (12/10/2018) malam.

“Mungkin salah satunya penciptaan inovasi aspirasi masyarakat secara daring melalui aplikasi e-Sarapan,” katanya kepada wartawan.

Sekilas mengenai e-Sarapan, Supriyadi menjelaskan nama tersebut kependekan dari elektronik saran aspirasi dan harapan.

“Warga Kota Semarang bisa mengusulkan aspirasi di kampungnya, misalnya perbaikan jalan, bantuan,  juga laporan terkait kualitas layanan pemerintah kota,” kata politisi PDIP itu.

Aplikasi e-Sarapan dapat diunduh dalam Playstore secara gratis.  Pengguna tak perlu melakukan registrasi, layaknya aplikasi jual beli.

“Cukup mengunduh aplikasi dan melaporkan. Kami sediakan form identitas. Bisa diisi, bisa juga tidak. Kami akan tetap merespon usulan dan aduan, karena tidak semua pelapor berkenan identitasnya diperlihatkan,” ujarnya.

Terkait alur kerja sistem, Supriyadi membeberkan semua aspirasi warga itu akan diverifikasi terlebih dahulu kemudian diteruskan ke sebuah sistem bernama  elektronik pokir (pokok pikiran) atau disebut e-pokir.

Selanjutnya dari DPRD Kota Semarang mendisposisikan ke Bappeda Kota Semarang.

Dari Bappeda, lanjut dia, aspirasi akan dikirimkan kepada dinas yang berwenang.

Selain e-Sarapan, Supriyadi pula sudah memulai keterbukaan informasi melalui penayangan rapat dewan secara langsung atau live streaming melalui Youtube.

“Sistem itu kami gunakan agar warga Kota Semarang tahu dan dapat memantau kinerja anggota dewan. Mereka ikut rapat dewan atau tidak, selama rapat tidur atau tidak? Begitu,” tambahnya. (infoterkiniku.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here