Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji, MSI

 

Semarang – Sehubungan berbagai musibah di tanah air, terkini adalah gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, MUI Jateng akan menggelar Istighotsah di Gedung Gradhika Bakti Praja Kantor Gubernur Jateng, Kamis malam (4/10/2018).
Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji mengatakan, acara diawali dengan salat Isyak berjamaah kemudian dilanjutkan dengan istighotsah, mohon keselamatan. Acara ini terbuka, karenanya bagi umat Islam yang ada waktu diharapkan bisa hadir ikut acara ini.
“Monggo, Bapak / Ibu dan saudara semua bisa hadir nderek Istighotsah, untuk keselamatan bangsa kita,” kata Kiai Darodji.

Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji, MSI

Sementara itu, sebelumnya Dewan Pimpinan Majelis Ulama (MUI) Jawa Tengah menghimbau kepada MUI Kota / Kabupaten se Jateng untuk melakukan salat ghoib untuk korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Salat Ghoib bisa dilakukan setelah salat fardhu, atau juga salat Jumat, yang tentu jamaahnya lebih banyak.
Himbauan tersebut tertuang dalam surat MUI Jateng kepada MUI Kota/ Kabupaten, tertanggal Selasa, 2 Oktober 2018. Surat ditandatangani Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Dardji, MSI dan Sekretaris Umum MUI Jateng Drs H Muhyiddin MAg.
“MUI Jateng prihatin atas kejadian itu. Semoga musibah itu bisa menguatkan iman dan kesabaran bagi yang terkenal musibah atau yang lain,” katanya kepada wartawan kemarin di Semarang.
Menurut Kiai Dardji, surat tersebut berisi lima poin. Selain himbauan agar melaksanakan shalat ghoib, empat poin lainnya yaitu agar MUI Kota / Kabupaten mengajak seluruh elemen masyarakat muslim setempat untuk istighotsah dan doa bersama. Kemudian berkoordinasi dengan instansi dan ormas Islam melakukan penggalangan dana. Selain itu MUI juga menghimbau agar Masjid-Masjid Agung Kabupaten Kota Se Jawa Tengah menginfaqkan hasil kotak amal satu atau dua kali jumatan (infaq shalat jumah). Dan lebih khusus lagi bagi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Masjid Raya Baiturrahman (Simpang Semarang) dan Masjid Agung Semarang (Kauman Semarang ) agar bisa mempelopori menginfaqkan hasil kotak amal itu. “Semoga, apa yang kita lakukan dari Jawa Tengah ini bisa membantu mengurangi beban mereka,” katanya. (it)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here