SETIAP pribadi musli sudah selayaknya  memiliki Impian agar dapat menginjakkan kakinya di Kota Suci Mekah dan dapat melaksanakan shalat di Masjidil Haram dan bisa bersujud di depan ka’bah, melalui ritual haji ataupun umroh.
Ingatlah kita sebagi makhluk hidup yang Allah ciptakan untuk tidak boleh berhenti berharap, kita tidak boleh berhenti berusaha dan bermimpi, termasuk bermimpi beribadah ke Tanah Suci.
Kuncinya, teruslah berusaha dan berdo’a untuk mewujudkan impian cara cepat berangkat Umroh Haji.

Jemaah haji asal Kota Semarang Kloter 67 SOC tahun 2017 saat di lokasi Jamarot Mina

Pada dasarnya Beribadah Haji dan Umroh itu mudah.  Allah lah yang memudahkan langkah kita.
Pergi haji dan umroh itu mudah jika kita memiliki keyakinan yang kuat dan mengetahui cara-caranya.

Inilah beberapa  tips untuk mempermudah dan mempercepat supaya dapat ke makkah,  diantaranya

1. Perdalamlah ilmunya, yaitu dengan belajar dan banyak membaca buku atau tulisan mengenai umroh dan haji. Lalu pelajarilah tata caranya hingga bisa dan lihatlah video tentang manasik dan pelajari atau ikuti manasik dengan baik.
2. Perbanyak silaturrahmi dengan  orang yang sudah pernah pergi ke sana. Saat bertemu mereka, manfaatkan untuk bertanya dan berdiskusi tentang bagaimana pengalamannya. Pelajari tips-tips orang yang sudah berangkat, tips seputar ibadah haji dan umroh dan lainnya yang terkait.
3. Perbanyaklah bersedekah, yang pastinya harus dilakukan dengan hati yang ikhlas bukan karena dipaksa dan terpaksa. Didalam Qs. Al-Baqarah ayat 245 di dalam nya berisi tentang janji Allah yang akan melipakgandakan  yang banyak bagi siapa saja yang melakukan sedekah. Salah satu sedekah yang istimewa adalah sedekah di tanah suci, ini bisa dilakukan dengan Anda nitip uang kepada suadara/teman/tetangga yang sedang ibadah haji dan umroh. Memberi sangu kepada orang yang haji/umroh juga salah satu bentuk sedekah yang bagus.
4. Jaga salat lima waktu dengan berjamaah di masjid bersama keluarga. Utamanya adalah salat subuh berjamaah.
Siapa yang salat subuh berjamaah lalu kemudian duduk sambil berzikir kepada Allah hingga terbitnya matahari (waktu syuruq)  kemudian melaksanakan salat sunah Isyraq atau salat sunah Dhuha  maka baginya pahala seperti pahala haji dan umroh.
5. Hadirilah undangan dan berkunjunglah ke rumah keluarga, saudara ataupun tetangga sebelum mereka  pergi ibadah haji atau umroh  ataupun sepulangnya dari tanah suci Mekah. Ikut serta dalam mendoakan mereka juga mendoakan diri sendiri agar segera menyusul seperti mereka.
6. Mintalah didoakan oleh orang tua serta mertua utamanya setelah salat fardhu, bahkan saat mereka salat malam,  Insya Allah doa orang tua itu mustajab.

7. Sinergikan doa antar suami dan istri bahkan juga anak anak (saling berdoa setelah melaksanakan shalat agar selalu dimudahkan untuk bisa menuju Baitullah). Sebelum berdoa, awal dengan perbanyak membaca Istighfar, tasbih, Hamdallah, takbir, tahlil, dzikir dan sholawat nabi.

8. Kalau perlu, pasang gambar kabah yang besar di dinding rumah kita. Gambar ini hanya untuk sarana mengingatkan kita saja, bahwa kita memiliki keinginan untuk menyempurnakan rukun Islam, yaitu haji umroh.
9. Mintalah brosur dari travel penyelenggara ibadah umrah dan haji yang terpercaya dan berpengalaman. Bahkan alangkah bagusnya, meski uang belum terkumpul semua,  langsung daftar ke biro travel dengan menyerahkan uang DP. Selanjutnya bilang ke travel akan melunasi sambil jalan hingga sebelum jadwal pemberangkatan.

Rombongan jemaah umroh PT Masy’aril Haram Tours and Travel (PT Mastour) di Masjid Nabawi Madinah pada 24 Oktober 2018.

10. Selanjutnya berikhtiar, bekerja mencari nafkah yang halal, lalu  berserah dirilah kepada Allah. Karena perintah ibadah haji dan umroh itu merupakan perintah Allah, maka yakinlah Allah yang akan mencukupkan segala sesuatunya.

Jika Allah melihat kita sudah layak untuk diberi rezeki beribadah di tanah suci Insyaallah  semuanya akan Dia permudah.
Tiada yang tidak mungkin bagi Allah.
Lakukan amalan doa lepas shalat lima waktu agar dimudahkan rejeki dan bisa pergi ke makkah:
“Ya Allah karuniakan kepada kami rezeki yang luas, halal, baik lagi berkah, dan Engkaulah sebaik-baiknya yang memberikan rezeki.” (Itc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here