Penampakan Nasi Pindang Jalan Gajah Mada Semarang
Penampakan Nasi Pindang Jalan Gajah Mada Semarang

KOTA Semarang terkenal kaya dengan wisata kuliner. Karena memang banyak jenis makanan yang bisa ditemukan jika Adan berkunjung ke Semarang. Salah satunya, yaitu nasi pindang. Kuah hitam hangat menjadi sajian pas kala disantap saat lapar.

Apalagi kuah tersebut disantap bebarengan dengan daging sapi. Nasi Pindang ini salah satunya bisa dinikmati oleh penikmat kuliner di Jalan Gajahmada No. 98B.

Nasi pindang yang diprakarsai oleh Yudi sejak tahun 1994 ini buka setiap hari.

Lokasi warung berada di Jalan Gajahmada Semarang ini didominasi dengan warna hijau.

Hingga para pramusajinyapun mengenakan seragam berwarna hijau.

“Kebetulan Pak Yudi warna favoritnya hijau,” tutur Febri, pramusaji warung Nasi Pindang, kepada Tribunjateng.com.

Cara penyajian nasi pindang Gajahmada inipun berbeda. Di atas piring dilapisi daun pisang.

“Rasanya khas ya, lebih alami,” jelas Velika Okalaine, warga Semarang, pelanggan setia warung itu.

Di dinding warung ini terdapat foto-foto artis yang pernah mampir, seperti Rio Dewanto, Afgan Syahreza, hingga Gogon Srimulat.

Dari keterangan Febri, pada bulan Agustus mendatang pemilik warung ini akan mengikuti Festival Makanan di Jakarta.

“Bapak Yudi memang memiliki passion di bidang kuliner. Bumbu pindang ini yang masak juga Pak Yudi,” jelas Febri

Operasional warung yang bisa ditempuh dari Simpanglima dalam waktu 10 menit ini buka setiap hari.

Jam operasionalnya yakni mulai pukul 06.00 WIB – 22.00 WIB.

Haragnya juga sangat bersahabat. Satu porsi nasi pindang dibandrol Rp 16.000. Selain itu jug ada menu tambahan, ada juga gorengan otak sapi, sum-sum sapi, paruh sapi. Untuk menikmati kuliner gorengan tersebut penikmat kuliner harus merogoh kocek Rp 11.000/ porsi.

Untuk minuman sendiri dibandrol Rp 3.000 – Rp 7.000/ gelas. (it)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here