ilustrasi
ilustrasi

www.infoterkiniku.com INI kisah sangat  pendek. Bisa jadi Anda punya pengalaman seperti ini, meski tidak persis. Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja jam tangannya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu.

Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu tersebut membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.

Teman-teman pekerja yang tahu kejadian itu juga langsung turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Jam tangan kesayangan itu tetap tak ditemukan. Seakan langsung ditelan bumi.

Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik jam tangan tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.

Saat mereka sedang makan siang, ada seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari jam tangan itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali tangan itu kesayangan si tukang kayu tersebut. Kemudian jam tangan itu langsung diberikan kepada tukang kayu.

Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

“Bagaimana caranya engkau bisa menemukan arloji ini ?”, tanya si tukang kayu.

“Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada”, jawab anak itu.

Jawaban singkat si anak itu langsung menghentak pikiran si tukang kayu dan juga tean-temannya yang melihat kejadian itu.

Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam ‘kesibukan dan kegaduhan’.

Pesan inspiratif dari kisah ini yakni ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan.

(dari berbagi sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here